Artikel Keluarga Sakinah Jendela Keburukan 2 Sabtu, 28 Juli 12
Jendela dibutuhkan bagi rumah, selain sebagai sirkulasi udara dan cahaya, ia juga penghias ruangan, namun jendela terkadang harus ditutup saat angin kencang membawa udara dingin atau debu, bukan karena ia tak dibutuhkan, akan tetapi sebagai langkah preventif.
Di antara jendela yang mana keburukan bisa masuk ke dalam rumah adalah:
Rokok
Bahaya rokok bukan perkara yang diperdebatkan, siapapun mengakui bahayanya, hanya penentang dan sombong saja yang masih berpura-pura memungkiri bahayanya, lisannya berteriak menentang padahal hatinya mengakui, bagaimana tidak, sementara pembuatnya sendiri telah mengakui dan menulis di bungkusnya, “Merokok dapat merugikan …” dan seterusnya, dan kalau Anda bertanya kepada dokter atau para pakar kesehatan maka penulis jamin tidak ada seorang pun dari mereka kecuali mengakui bahaya rokok. Di samping itu jika Anda adalah perokok di rumah, di samping Anda meracuni diri sendiri Anda juga meracuni anak-anak dan istri Anda, karena sebagai perokok pasif yang kata para pakar ahli lebih berbahaya daripada Anda sebagai perokok aktif.
Perokok telah menutup pintu rumahnya dari malaikat rahmat karena aroma busuknya mengganggu mereka, bagaimana tidak, jika Nabi shallallohu 'alaihi wasallam telah melarang orang yang makan bawang merah dan bawang putih mendekati masjid dan beliau menjelaskan alasannya yaitu karena malaikat merasa terganggu dengan baunya yang tidak sedap, lalu bagaimana dengan bau rokok? Bukankah lebih buruk?
Bagus bila Anda sebagai suami tidak merokok, tak seorang pun dari anggota keluarga Anda yang merokok, namun Anda tetap harus hati-hati dari kedatangan tamu perokok dan dia merokok di tempat Anda, Anda dan keluarga dalam bahaya sebagai perokok pasif, masih mending tamu yang keberadaannya paling setengah atau satu jam, yang lebih berat adalah kerabat, mertua, ipar atau saudara Anda sendiri yang bisa jadi menginap di rumah Anda, bukan hanya sehari tetapi bisa lebih, waduh bakalan repot. Dilarang ndak enak, takut tersinggung dan dianggap tak menghormati tamu, nggak dilarang kok racun yang membunuh.
Rata-rata orang akan memilih mendiamkan, rikuh dan ndak enak sendiri, kalau Anda memilih sikap ini, ya terah Anda, tetapi kalau saya memilih untuk tidak mengizinkan, untuk apa kita yang rikuh, hak rumah ada di tangan saya sebagai tuan rumah sementara dia adalah tamu, udara bersih tanpa racun diperlukan semua orang, sementara dia meracuninya, semestinya dia dong yang merasa bersalah karena telah mempolusi rumah saya, hanya cara yang dibutuhkan dalam masalah ini, bisa ditulis di samping itu, “Terima kasih Anda tidak merokok.” Atau, “Dilarang merokok di rumah ini.” atau kata-kata sejenis. Bisa juga dengan menampakkan ketidaksukaan saat dia merokok. Bisa juga dengan tidak menemaninya duduk dan menjauh saat dia merokok, biar dia tahu bahwa di rumah ini rokok haram.
Teknologi
Manfaat teknologi tak diragukan, sangat membantu dalam memudahkan kehidupan, namun sayangnya ia dipegang oleh orang-orang yang menggunakannya secara salah atau tak bijak dalam menggunakannya, hingga ia lebih banyak merugikan daripada memberi manfaat.
Hp misalnya, ia sangat memudahkan koneksi antara dua pihak yang berhubungan, bila koneksinya baik maka ia adalah kebaikan, bila sebaliknya, maka juga demikian. Kenyataannya banyak orang yang tidak bijak dalam menggunakan Hp ini, Anda mungkin salah satunya, karena ada tawaran ngobrol atau sms atau bbm gratis, maka jari seseorang tak pernah lepas dari keybord Hp, sms sana, sms sini, njawab sana njawab sini, isinya apa? Hanya ngalor ngidul, ha ha, hi hi. Anda berkata tetapi kan tidak rugi. Benar dari sisi biaya Anda tak rugi, tetapi waktu Anda yang hanya untuk pencet yang tidak berharga, bahkan bisa berjam-jam, apakah ini bukan suatu kerugian.
Seseorang menilpun temannya, lamaa sekali, sampai Hp hampir lengket dengan telinganya, isi pembicaraannya apa? Setali tiga uang dengan sms atau bbm. Apa manfaat? Tak ada. Belum lagi bila Hp digunakan untuk kasak kusuk, menjahili orang, mengganggu anak orang atau istri orang lain, ini bukan sekedar tak bermanfaat, tetapi lebih parah, merugikan dan kejahatan.
Ada internet dan game on line, apa isinya? Dominasi keburukan, antara membuka aurat dengan ajakan kepada dosa dan kesesatan, hanya sedikit konten internet yang baik. Kemudian chatting, setali tiga uang dengan sms. Lebih parah lagi semua ini bisa nyandu, bila Anda atau istri atau anak Anda sudah nyandu hal-hal di atas, maka bahaya, bisa melalaikan hal-hal yang baik untuk memuaskan kehausan nyandu kepada hal-hal di atas.
Teknologi adalah alat, dasarnya dibuat untuk kemudahan dan kebaikan, karena ia adalah alat, maka semestinya Anda sebagai orang yang berakal adalah pengendali, bila sebaliknya, Anda dikendalikan oleh alat, maka Anda lebih rendah dari benda buatan Anda sendiri. Wallahu a'lam.
Hit : 3815 | Index | kirim ke teman | versi cetak |
Bagikan
Artikel lainnya:
|