Artikel : Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits
MENJAGA DIRI DARI GODAAN SYETAN, JIN, AIN, SIHIR, WAS-WAS DAN KEGELISAHAN
Senin, 24 September 07

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wataala, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah shallallahualaihi wasallam , amma ba'du:
Sesungguhnya Allah Subhanahu wataala telah mensyariatkan kepada para hamba-Nya untuk berlindung kepada-Nya dari kejahatan 'ain, sihir, dan lainnya dari berbagai bentuk keburukan sebelum hal itu menimpa diri mereka. Untuk anda kami sampaikan sebagian sarana atau wasilah perlindungan dari kejahatan hal-hal tersebut dengan izin Allah Subhanahu wataala.

[bMenjaga Diri dari Syetan


  • Memelihara seluruh amalan ibadah fardhu dan wajib, menjauhi segala yang diharamkan serta bertaubat dari seluruh keburukan.

  • Membaca surat al-Baqarah, karena syetan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat al-Baqarah.

  • Membaca Ayat Kursi. Barangsiapa yang membacanya ketika akan tidur, maka syetan tidak akan berani mendekatinya hingga waktu pagi.

  • Mengucapkan,



    ( (

    "Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah dengan haq) kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, Bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya se-gala pujian dan dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." (HR. Muttafaq 'alaih) (dibaca sebanyak seratus kali).
    Karena sesungguhnya ia merupakan penjagaan dari syetan selama sehari penuh."

  • Selalu berdzikir mengingat Allah Subhanahu wataala, karena syetan akan pergi ketika seseorang berdzikir mengingat Allah Subhanahu wataala.

  • Melarang anak dari keluar rumah ketika matahari terbenam, karena pada saat itu syetan sedang bergentayangan.

  • Berlindung kepada Allah Subhanahu wataala dari tipu daya mereka.



Menjaga Diri dari Jin

  • Membaca Ayat Kursi (QS. al-Baqarah: 255)

  • Mengucapkan Bismillah (dengan menyebut asma Allah) ketika memulai aktivitas.

  • Mengucapkan do'a berikut ketika singgah di suatu tempat.





    "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan seluruh makhluq yang Dia ciptakan" . (HR. Muslim)

  • Memelihara dzikir pagi dan sore, do'a masuk rumah, keluar rumah, masuk kamar mandi dan dzikir- dzikir lainnya.


Menjaga Diri dari Sihir

  • Membaca surat al-Ikhlas dan surat al-Mua'wwidzatain (surat al-Falaq dan an-Naas).

  • Membentengi diri dengan dzikir-dzikir dan ta'awwudz yang bersumber dari Nabi shallallahualaihi wasallam.


Syaikh Bin Baz v berkata, "Dzikri-dzikir dan ta'awwudz ini merupakan salah satu sebab terbesar untuk penjagaan dari kejahatan sihir dan kejahatan selainnya bagi orang yang selalu memelihara (membiasakan ) dzikir dan ta'awudz tersebut".

  • Memakan tujuh butir kurma ajwah di waktu pagi. (ajwah adalah satu jenis kurma di Madinah).
    Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata, "Dan diharapkan itu bersifat umum untuk seluruh jenis kurma."


Menjaga Diri dari al- 'Ain (Mata Dengki)

  • Membaca surat al-Ikhlas, al-Muawwidzatain (al-Falaq dan an-Naas), Ayat Kursi dan surat al-Fatihah.

  • Mengucapkan,





    "Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala kejahatan makhluq yang Ia ciptakan,."(HR. Muslim)

  • Memohonkan perlindungan untuk anak-anak, sebagaimana Rasulullah memohonkan perlindungan untuk al-Hasan dan al-Husain, beliau mengucapkan,





    "Aku memohon perlindungan untuk kamu berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari seluruh syetan, binatang berbisa, dan dari padangan mata yang jahat." (HR. Abu Dawud)

  • Menutupi ketampanan/kecantikan dan keindahan lainnya yang dikhawatirkan akan menyebabkan tertimpa al-'ain (penyakit pengaruh mata dengki seseorang).


Menjaga Diri dari Was-was

  • Meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wataala dari syetan dan was-wasnya (bisikannya).

  • Membaca surat an-Naas dan surat al-Falaq.

    [isiBerdzikir kepada Allah subhanahu wataala, dan ini merupakan terapi yang paling bermanfaat untuk menolak was-was.

  • Jangan menghiraukan dan mengikuti was-was tersebut.


Menjaga diri dari Kegelisahan dan Kesedihan

Yaitu dengan mengucapkan,





"Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan, dan kese-dihan, dari kelemahan dan rasa malas, dan dari sikap pengecut, ba-khil, lilitan hutang dan penguasaan oleh orang lain." (HR. al-Bukhari)
Demikian apa yang dapat kami kumpulkan, kami memohon kepada Allah subhanahu wataala agar memberikan manfaat. Semoga Allah subhanahu wataala melimpahkan shalawat kepada Nabi kita Muhammad shallallahualaihi wasallam.

Syaikh Ied al-Anziy

Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits : index.php
Versi Online : index.php/?pilih=lihatmaklumat&id=90