Artikel : Kajian Islam - Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits - ,

Pendidikan Anak Dalam Islam
oleh :

Kita meyakini bahwa para salaf shalih, selain mereka itu menjadi referensi yang terpercaya dalam proses periwayatan nash-nash wahyu, mereka juga adalah referensi yang paling benar dalam memahami ayat-ayat muhkam dan qathi dari nash-nash tersebut. Apa yang mereka sepakati merupakan suatu kebenaran yang tidak boleh berpaling darinya. Tidak boleh memahami nash-nash wahyu dengan pemahaman yang bertentangan dengan pemahaman mereka.

Firman Allah Subhaanahu Wata'ala,

Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu'min, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali. (An-Nisa: 115).

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

.

Hendaknya kalian berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah para Al-Khulafaur Rasyidun yang mendapat petunjuk setelahku. Gigitlah erat-erat dengan gerahammu. (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Beliau bersabda pula,

.

Umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, semuanya masuk Neraka kecuali satu, yaitu jamaah, yaitu yang sesuai denganku dan para shahabatku.

Mengikuti jalan orang-orang mukmin dan apa yang disunnahkan oleh para Al-Khulafaur Rasyidun serta jalan para shahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam akan menjaga dari keterjerumusan ke dalam perbuatan-perbuatan bidah dan kesesatan.

Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits : index.php
Versi Online : index.php/?pilih=indexkajian&id=1§ion=kj001