Kabar terbaru penyelenggaraan haji 2026
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah resmi menetapkan sistem baru pembagian kuota haji reguler berbasis jumlah daftar tunggu jamaah di setiap provinsi. Kebijakan ini mengacu pada UU Nomor 14 Tahun 2025 dan dinilai lebih adil serta transparan.
Dengan sistem baru ini, provinsi yang memiliki jumlah antrean jamaah lebih banyak akan mendapatkan kuota lebih besar. Tujuannya agar masa tunggu haji antarprovinsi menjadi lebih merata dan tidak lagi terjadi perbedaan ekstrem hingga puluhan tahun.
Wamen Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut skema ini akan diterapkan minimal selama tiga tahun ke depan dan dievaluasi pada tahun keempat.
Dari kebijakan tersebut:
• 10 provinsi akan mendapat tambahan kuota sehingga masa tunggu lebih singkat
• 20 provinsi lainnya mengalami penyesuaian kuota dengan dampak penambahan masa tunggu
Pemerintah berharap sistem baru ini mampu menghadirkan keadilan, transparansi, dan kesempatan yang lebih merata bagi seluruh calon jamaah haji di Indonesia.
Total kuota haji Indonesia tahun 1447 H / 2026 ditetapkan sebanyak 221.000 jamaah.
Berdasarkan data pada aplikasi Nusuk Masar, kuota tersebut terdiri atas 203.320 jamaah haji reguler 92% dan 17.680 jamaah haji khusus sebesar 8%. Jumlah ini tetap sama seperti tahun sebelumnya dan sesuai dengan UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
Berikut ini kuota jamaah haji reguler untuk pelaksanaan haji 2026:
Aceh : 5.426 jamaah
Sumut : 5.913 jamaah
Sumbar : 3.928 jamaah
Riau : 4.682 jamaah
Jambi : 3.276 jamaah
Babel : 1.077 jamaah
Sumsel : 5.895 jamaah
Bengkulu : 1.354 jamaah
Lampung : 5.827 jamaah
Banten : 9.124 jamaah
DKI Jakarta : 7.819 jamaah
Jabar : 29.643 jamaah
Jateng : 34.122 jamaah
DI Yogyakarta : 3.748 jamaah
Jatim : 42.409 jamaah
Bali : 698 jamaah
NTB : 5.798 jamaah
NTT : 516 jamaah
Sulsel : 9.670 jamaah
Sultra : 2.063 jamaah
Sulteng : 1.753 jamaah
Sulut : 402 jamaah
Gorontalo : 608 jamaah
Sulbar : 1.450 jamaah
Malut : 785 jamaah
Maluku : 587 jamaah
Kalsel : 5.187 jamaah
Kaltim : 3.189 jamaah
Kaltara : 489 jamaah
Kalteng : 1.559 jamaah
Kalbar : 1.858 jamaah
Kep. Riau : 1.085 jamaah
Papua : 933 jamaah
Papua Barat : 447 jamaah
Sumber : https://amphuri.org/kemenhaj-tetapkan-kuota-haji-jamaah-haji-per-provinsi-berikut-rumusnya/