Artikel : Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits
Etika Memuliakan Tamu
Rabu, 19 Februari 14

Diriwayatkan dari Abu Syuraih radhiyallahu 'anhu , dari Nabi shallallohu 'alaihi wa sallam beliau bersabda:

ÇáÖíÇÝÉ ËáÇËÉ ÃíÇã¡ æÌÇÆÒÊå íæã æáíáÉ¡ æáÇ íÍá áÑÌá ãÓáã Ãä íÞíã ÚäÏ ÃÎíå ÍÊì íÄËãå. ÞÇáæÃ íÇ ÑÓæá Çááå¡ æßíÝ íÄËãå¿ ÞÇá : íÞíã ÚäÏå æáÇ ÔíÆ áå íÞÑÈå áå

"Jamuan untuk tamu adalah tiga hari dan hadiah (untuk bekal perjalanan) untuk sehari semalam. Tidak halal bagi seorang muslim menetap di rumah saudaranya kemudian membuatnya berdosa." Para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah! Bagaimana ia membuatnya berdosa?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Ia (tamu tersebut) menetap padanya, namun tuan rumah tidak mempunyai sesuatu untuk memuliakannya". (HR. Muslim)
Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits : index.php
Versi Online : index.php/?pilih=lihatqobasat&id=748