Para ilmuwan berkata, bahwa perubahan besar pada tekanan udara yang terjadi ketika naik ke angkasa menjadikan dada manusia sesak dan sempit. Seorang ilmuwan ternama (B Pascall) menyatakan, bahwa tekanan udara akan semakin berkurang bilamana kita semakin jauh dari permukaan bumi. Dan Allah telah memberitakan apa yang akan terjadi pada manusia jika ia naik ke angkasa dalam ayat ini, Allah ta'ala berfirman,
Ýóãóäú íõÑöÏö Çááøóåõ Ãóäú íóåúÏöíóåõ íóÔúÑóÍú ÕóÏúÑóåõ áöáÅöÓúáÇãö æóãóäú íõÑöÏú Ãóäú íõÖöáøóåõ íóÌúÚóáú ÕóÏúÑóåõ ÖóíøöÞÇð ÍóÑóÌÇð ßóÃóäøóãóÇ íóÕøóÚøóÏõ Ýöí ÇáÓøóãóÇÁö
( ÇáÃäÚÇã : ãä ÇáÂíÉ 125 )
"Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit". (Al-An'am: 125)