Artikel : Kajian Islam - Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits - ,

Pendidikan Anak Dalam Islam
oleh :

Al-wala' wal bara'

Definisi al-wala' wal bara'

Wala' adalah kata mashdar dari fi'il "waliya" yang artinya dekat. Yang dimaksud dengan wala' di sini adalah dekat kepada kaum muslimin dengan mencintai mereka, membantu dan menolong mereka atas musuh-musuh mereka dan bertempat tinggal bersama mereka.
Sedangkan bara' adalah mashdar dari bara'ah yang berarti memutus atau memotong. “ÈóÑóì ÇáúÞóáóãó ” artinya memotong pena. Maksudnya di sini ialah memutus hubungan atau ikatan hati dengan orang-orang kafir, sehingga tidak lagi mencintai mereka, membantu dan menolong mereka serta tidak tinggal bersama mereka.

Kedudukan Al-Wala' Wal Bara' Dalam Islam

Di antara hak tauhid adalah mencintai ahlinya yaitu para muwah-hidin, serta memutuskan hubungan dengan para musuhnya yaitu kaum musyrikin. Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman:
ÅöäøóãóÇ æóáöíøõßõãõ Çááøóåõ æóÑóÓõæáõåõ æóÇáøóÐöíäó ÂóãóäõæÇ ÇáøóÐöíäó íõÞöíãõæäó ÇáÕøóáóÇÉó æóíõÄúÊõæäó ÇáÒøóßóÇÉó æóåõãú ÑóÇßöÚõæäó (55) æóãóäú íóÊóæóáøó Çááøóåó æóÑóÓõæáóåõ æóÇáøóÐöíäó ÂóãóäõæÇ ÝóÅöäøó ÍöÒúÈó Çááøóåö åõãõ ÇáúÛóÇáöÈõæäó [ÇáãÇÆÏÉ/55¡ 56]
"Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, RasulNya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah). Dan barang-siapa mengambil Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang." (Al-Maidah: 55-56)íÇ ÃóíøõåóÇ ÇáøóÐöíäó ÂóãóäõæÇ áóÇ ÊóÊøóÎöÐõæÇ ÇáúíóåõæÏó æóÇáäøóÕóÇÑóì ÃóæúáöíóÇÁó ÈóÚúÖõåõãú ÃóæúáöíóÇÁõ ÈóÚúÖò æóãóäú íóÊóæóáøóåõãú ãöäúßõãú ÝóÅöäøóåõ ãöäúåõãú Åöäøó Çááøóåó áóÇ íóåúÏöí ÇáúÞóæúãó ÇáÙøóÇáöãöíäó [ÇáãÇÆÏÉ/51]
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." (Al-Maidah: 51)
íóÇ ÃóíøõåóÇ ÇáøóÐöíäó ÂóãóäõæÇ áóÇ ÊóÊøóÎöÐõæÇ ÚóÏõæøöí æóÚóÏõæøóßõãú ÃóæúáöíóÇÁó [ÇáããÊÍäÉ/1]
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuhKu dan musuhmu menjadi teman-teman setia ..." (Al-Mumtahanah: 1)
æóÇáøóÐöíäó ßóÝóÑõæÇ ÈóÚúÖõåõãú ÃóæúáöíóÇÁõ ÈóÚúÖò [ÇáÃäÝÇá/73]
"Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain." (Al-Anfal: 73)
áóÇ ÊóÌöÏõ ÞóæúãðÇ íõÄúãöäõæäó ÈöÇááøóåö æóÇáúíóæúãö ÇáúÂóÎöÑö íõæóÇÏøõæäó ãóäú ÍóÇÏøó Çááøóåó æóÑóÓõæáóåõ æóáóæú ßóÇäõæÇ ÂóÈóÇÁóåõãú Ãóæú ÃóÈúäóÇÁóåõãú Ãóæú ÅöÎúæóÇäóåõãú Ãóæú ÚóÔöíÑóÊóåõãú [ÇáãÌÇÏáÉ/22]
"Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka." (Al-Mujadilah: 22)

Dari ayat-ayat di atas jelaslah tentang wajibnya loyalitas kepada orang-orang mukmin, dan memusuhi orang-orang kafir; serta kewajiban menjelaskan bahwa loyal kepada sesama umat Islam adalah kebajikan yang amat besar, dan loyal kepada orang kafir adalah bahaya besar.

Kedudukan al-wala' wal bara' dalam Islam sangatlah tinggi, karena dialah tali iman yang paling kuat. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam :
Ãóæú ËóÞõ ÚõÑóì ÇúáÅöíúãóÇäö ÇáúÍõÈøõ Ýöì ÇááøóÜåö æóÇáúÈõÛúÖõ Ýöì ÇááøóÜåö
"Tali iman paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah." (HR. Ibnu Jarir)

Dan dengan al-wala' wal bara'-lah kewalian Allah dapat tergapai. Diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Abbas Radhiallaahu anhu :

ãóäú ÃóÍóÈøó Ýöì ÇááøóÜåö æó ÃóÈúÛóÖó Ýöì ÇááøóÜå
ö æóæóÇáóì Ýöì ÇááøóÜåö æóÚóÇÏóì Ýöì ÇááøóÜåö ÝóÅöäøóãóÇ ÊõäóÇáõ æöáÇóíóÉõ ÇááøóÜåö
ÈöÐáößó æóáóäú íóÌöÏó ÚóÈúÏñ ØóÚúãó ÇúáÅöíúãóÇäö æóÅöäú ßóËõÑóÊú ÕóáÇóÊõåõ
æóÕóæúãõåõ ÍóÊøóì íóßõæúäó ßóÐáößó æóÞóÏú ÕóÇÑóÊú ÚóÇãøóÉõ
ãõÄóÇÎóÇÉö ÇáäøóÇÓö Úóáóì ÃóãúÑö ÇáÏøõäúíóÇ æóÐáößó áÇó íõÌúÏöíú Úóáóì Ãóåúáöåö ÔóíúÆðÇ

"Siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi wala' karena Allah dan memusuhi karena Allah maka sesungguhnya dapat diperoleh kewalian Allah hanya dengan itu. Dan seorang hamba itu tidak akan merasakan lezatnya iman, sekali pun banyak shalat dan puasanya, sehingga ia melakukan hal tersebut. Dan telah menjadi umum persaudaraan manusia berdasarkan kepentingan duniawi, yang demikian itu tidaklah bermanfaat sedikit pun bagi para pelakunya." (HR. Thabrani dalam Al-Kabir)
Maka jelaslah bahwa menjalin wala' atau loyalitas dan ukhuwah selain karena Allah tidak ada gunanya di sisi Allah Subhannahu wa Ta'ala .

Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits : index.php
Versi Online : index.php/?pilih=indexkajian&id=1§ion=kj001