Artikel : Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits
Hukum Membaca Al-Quran Tanpa Wudhu
Kamis, 01 April 04

Tanya :

Apakah hukum orang yang membaca Al-Quran sementara dia dalam kondisi tidak berwudlu, baik dibaca secara hafalan maupun dibaca dari mushaf?

Jawab :

Seseorang boleh membaca Al-Quran tanpa wudlu bila bacaannya secara hafalan sebab tidak ada yang mencegah Rasulullah membaca Al-Quran selain kondisi junub. Beliau pernah membaca Al-Quran dalam kondisi berwudlu dan tidak berwudlu.
Sedangkan terkait dengan Mushhaf, maka tidak boleh bagi orang yang dalam kondisi berhadats untuk menyentuhnya, baik hadats kecil maupun hadats besar. Allah Taala berfirman,
Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan. (Al-Waqiah: 79). Yakni orang-orang yang suci dari semua hadats, najis dan syirik.
Di dalam hadits Nabi Shalallaahu alaihi wasalam yang dimuat di dalam surat beliau kepada pegawainya yang bernama Amru bin Hizam, beliau menyebutkan, .
Tidak boleh menyentuh Al-Quran kecuali orang yang dalam kondisi suci.
Hal ini merupakan kesepakatan para Imam kaum Muslimin bahwa orang yang dalam kondisi berhadats kecil ataupun besar tidak boleh menyentuh Mushhaf kecuali ditutup dengan pelapis, seperti mushaf tersebut berada di dalam kotak atau kantong, atau dia menyentuhnya dilapisi baju atau lengan baju.
( Kumpulan Fatwa-Fatwa Syaikh Shalih Al-Fauzan, Dalam Kitab Tadabbur Al-Quran, hal. 44. )

Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits : index.php
Versi Online : index.php/?pilih=lihatfatwa&id=484