Artikel : Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits
Tidur Lama di Siang Hari Saat Puasa
Jumat, 21 Maret 25

Soal :

Penanya berkata :

Saya seorang Muslim, berpegang teguh dengan perintah-perintah Allah-ÓõÈúÍóÇäóåõ æóÊóÚóÇáóì-. Di bulan Ramadhan, aku diperbolehkan mengambil liburan kerja selama sebulan. Sepanjang malam, aku sengaja bergadang sampai tengah malam setiap harinya, sehingga aku tidur cukup lama di siang harinya, sehingga aku tidak merasa kehausan, apakah puasaku shahih (sah) dalam kondisiku ini ?

Jawab :

Syaikh -ÑóÍöãóåõ Çááåõ-menjawab, ‘Iya, puasa Anda shahih (sah), karena bukan syarat puasa seorang dalam keadaan terjaga. Karena itu, andai seseorang tidur dalam waktu yang cukup lama saat ia berpuasa, maka puasanya sah, menggugurkan tanggungannya. Akan tetapi, wajib atas dirimu bangun untuk menunaikan shalat secara berjama’ah di masjid, tidak boleh engkau meremehkan shalat berjam’ah. Dan, termasuk perkara yang telah maklum adanya bahwa yang utama bagi orang yang tengah berpuasa adalah menyibukkan diri dengan ketaatan, dzikir, membaca al-Qur’an dan yang lainnya dari perkara-perkara yang akan mendekatkan dirinya kepada Allah-ÓõÈúÍóÇäóåõ æóÊóÚóÇáóì-.

Wallahu A’lam

Sumber :

Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, Fatawa Nur ‘Ala ad-Darb, 7/183), (soal no : 3772)




Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits : index.php
Versi Online : index.php/?pilih=lihatfatwa&id=1986