Artikel : Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits
Hukum Shalat Bergeser Dari Arah Kiblat
Kamis, 08 Juli 10


Pertanyaan :

Jika telah jelas bahwa seorang yang shalat telah menyimpang (bergeser) dari (arah) qiblat, apakah dia harus mengulangi shalat ?


Jawaban :

Bergeser sedikit dari arah qiblat tidaklah mengapa kecuali jika seseorang berada di Masjidil Haram. Masjidil Haram adalah qiblat bagi orang yang shalat di sana yaitu langsung menghadap ke Kabah. Oleh karena itu, para ulama mengatakan: Barangsiapa memungkinkan menyaksikan Kabah, maka wajib baginya untuk menghadap langsung ke Kabah. Dan apabila seseorang yang hendak shalat di Masjidil Haram hanya menghadap ke arah Kabah (misalnya kabah terletak di arah barat dia, lalu dia hanya menghadap ke arah barat, pen) dan tidak menghadap persis ke Kabah langsung maka dia wajib mengulangi shalatnya karena shalat yang dia lakukan tidak sah. Hal ini berdasarkan firman Allah azza wa jalla yang artinya :

Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. (QS. Al Baqarah: 144)

Namun, apabila seseorang berada jauh dari Kabah dan tidak mungkin dia melihat (menyaksikan) Kabah secara langsung walaupun dia masih berada di kota Mekkah, maka wajib baginya untuk menghadap ke arah Kabah dan tidak mengapa kalau bergeser sedikit. Hal ini dapat dilihat pada sabda beliau shallallahu alaihi wa sallam kepada penduduk Madinah,



Arah antara timur dan barat adalah qiblat. (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi mengatakan hadits ini shohih).

Dikatakan demikian karena penduduk Madinah menghadap kiblat ke arah selatan. Maka setiap arah yang antara Barat dan Timur maka bagi mereka adalah kiblatnya. Begitu juga dikatakan kepada orang yang shalat menghadap ke Barat (seperti yang berada di Indonesia, pen) bahwa arah yang berada antara selatan dan utara adalah kiblat.



Sumber : Fatawal Aqidah wa Arkanil Islam, hal. 551, cet. Darul Aqidah, Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin, diposting oleh Wandy Hazar z.

Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits : index.php
Versi Online : index.php/?pilih=lihatfatwa&id=1243