ÈöÓúãö Çááåö¡ ÊóæóßøóáúÊõ Úóáóì Çááåö¡ æóáÇó Íóæúáó æóáÇó ÞõæøóÉó ÅöáÇøó ÈöÇááåö.
“Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakkal kepada-Nya, dan tiada daya dan upaya kecuali karena perto-longan Allah”.
( HR. Abu Dawud 4/325, At-Tirmidzi 5/490, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/151. )
Çóááøóåõãøó Åöäøöíú ÃóÚõæúÐõ Èößó Ãóäú ÃóÖöáøó¡ Ãóæú ÃõÖóáøó¡ Ãóæú ÃóÒöáøó¡ Ãóæú ÃõÒóáøó¡ Ãóæú ÃóÙúáöãó¡ Ãóæú ÃõÙúáóãó¡ Ãóæú ÃóÌúåóáó¡ Ãóæú íõÌúåóáó Úóáóíøó.
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlin-dung kepada-Mu, jangan sampai aku sesat atau disesatkan (setan atau orang yang berwatak setan), berbuat kesalahan atau disalahi, menganiaya atau dianiaya (orang), dan berbuat bodoh atau dibo-dohi”.
( HR. Abu Dawud 4/325, At-Tirmidzi 5/490, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/151. )