Artikel : Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits
BAB DIHARAMKAN MENGHINA KAUM MUSLIMIN DAN MENGOLOK-OLOK MEREKA
Jumat, 12 Agustus 11

Allah Subhanahu waTa`ala berfirman,


ÇáøóÐöíäó íóáúãöÒõæäó ÇáúãõØøóæøöÚöíäó ãöäó ÇáúãõÄúãöäöíäó Ýöí ÇáÕøóÏóÞóÇÊö æóÇáøóÐöíäó áÇóíóÌöÏõæäó ÅöáÇøó ÌõåúÏóåõãú ÝóíóÓúÎóÑõæäó ãöäúåõãú ÓóÎöÑó Çááåõ ãöäúåõãú æóáóåõãú ÚóÐóÇÈñ Ãóáöíãñ )79(

"(Orang-orang munafik) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang Mukmin yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu, dan mereka mendapatkan azab yang pedih." (Qs.At-Taubah: 79). ( íóáúãöÒõæúäó bermakna, mencela dan menyakiti dengan ucapan mereka, ÇáúãõØóæøöÚöíúäó bermakna, orang yang memberi sedekah)

Dan Dia berfirman,


íóÇÃøíøõåóÇ ÇáøÐöíäó ÁóÇãóäõæÇ áÇóíóÓúÎóÑú Þóæúãõõ ãøöä Þóæúãò ÚóÓóì Ãóä íóßõæäõæÇ ÎóíúÑðÇ ãøöäúåõãú æóáÇóäöÓóÂÁõõ ãøöä äøöÓóÂÁò ÚóÓóì Ãóä íóßõäøó ÎóíúÑðÇ ãøöäúåõäøó æóáÇóÊóáúãöÒõæÇ ÃóäÝõÓóßõãú æóáÇóÊóäóÇÈóÒõæÇ ÈöÇúáÃóáúÞóÇÈö ÈöÆúÓó ÇúáÅöÓúãõ ÇáúÝõÓõæÞõ ÈóÚúÏó ÇúáÅöíãóÇäö æóãóä áøóãú íóÊõÈú ÝóÃõæúáÇóÆößó åõãõ ÇáÙøóÇáöãõæäó)11(

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita lain, (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok), dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri, dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk." (Qs.Al-Hujurat: 11).

(áÇó ÊóáúãöÒõæúÇ ÃóäúÝõÓóßõãú bermakna, janganlah kalian mencela saudara kalian, karena orang yang mencela dan menyakiti saudaranya bagaikan mencela dan menyakiti dirinya sendiri atau karena celaan kepada seseorang akan menyeret orang lain membalasnya dengan celaan. æóáÇó ÊóäóÇÈóÒõæúÇ ÈöÇúáÃóáúÞóÇÈö bermakna, janganlah kalian saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk dan janganlah salah seorang di antara kamu memanggil yang lainnya dengan gelar tersebut)

Dan Dia juga berfirman,


æóíúáõõ áøößõáøö åõãóÒóÉò áøõãóÒóÉò (1)

"Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela." (Qs.Al-Humazah: 1).

Adapun hadits-hadits shahih pada bab ini lebih banyak dari yang bisa dihitung, dan ijma' umat telah menetapkan keharamannya. Wallahu A'lam.

(1098) Kami meriwayatkan dalam Shahih Muslim, Muslim tidak sendirian meriwayatkan hadits ini bahkan diriwayatkan juga oleh al-Bukhari, Kitab an-Nikah, Bab La Yakhtub ala Khitbati Akhihi, 9/198, no. 5143; dan Muslim, Kitab al-Birr, Bab Tahrim Zhulmi al-Muslim, 4/1986, no. 2563 dan 2564. Dari Abu Hurairah radiyallahu 'anhu, dia berkata, "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,


áÇó ÊóÍóÇÓóÏõæúÇ¡ æóáÇó ÊóäóÇÌóÔõæúÇ¡ æóáÇó ÊóÈóÇÛóÖõæúÇ¡ æóáÇó ÊóÏóÇÈóÑõæúÇ¡ æóáÇó íóÈöÚú ÈóÚúÖõßõãú Úóáóì ÈóíúÚö ÈóÚúÖò¡ æóßõæúäõæúÇ ÚöÈóÇÏó Çááåö ÅöÎúæóÇäðÇ. ÇóáúãõÓúáöãõ ÃóÎõæ ÇáúãõÓúáöãö¡ áÇó íóÙúáöãõåõ¡ æóáÇó íóÎúÐõáõåõ¡ æóáÇó íóÍúÞöÑõåõ¡ ÇóáÊøóÞúæóì åóÇåõäóÇ (æóíõÔöíúÑõ Åöáóì ÕóÏúÑöåö ËóáÇóËó ãóÑøóÇÊò). ÈöÍóÓúÈö ÇãúÑöÆò ãöäó ÇáÔøóÑøö Ãóäú íóÍúÞöÑó ÃóÎóÇåõ ÇáúãõÓúáöãó. ßõáøõ ÇáúãõÓúáöãö Úóáóì ÇáúãõÓúáöãö ÍóÑóÇãñ¡ Ïóãõåõ¡ æóãóÇáõåõ¡ æóÚöÑúÖõåõ.

'Janganlah kalian saling iri hati, saling menawar harga lebih tinggi untuk menipu pembeli lain (tanajasy), saling membenci, saling memusuhi, dan janganlah sebagian kalian menjual barang untuk merusak transaksi jual beli pihak lain, dan jadilah kalian hamba Allah yang bersaudara. Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, maka dia tidak boleh menzhaliminya, mencampakkannya, dan tidak boleh pula menghinakannya. Takwa itu ada di sini (sambil beliau menunjuk ke dadanya, tiga kali). Cukuplah bagi seseorang melakukan kejahatan dengan menghina saudaranya sesama Muslim. Setiap Muslim terhadap Muslim lainnya adalah haram darah, harta, dan kehormatannya'." ( ÇáäøóÌóÔõ adalah seseorang menawar harga barang lebih tinggi, padahal dia tidak bermaksud membelinya tetapi hanya untuk menyakiti saudaranya yang bermaksud membelinya sehingga harganya melonjak tinggi. Sedangkan ÊóÏóÇÈóÑõæúÇ bermakna, masing-masing memutar punggungnya untuk membelakangi, sebagai kinayah putus silaturrahim.)( Dalam naskah-naskah yang ada "æóáÇó íóÈúÛö ÈóÚúÖõßõãú Úóáóí ÈóÚúÖò" dan dikoreksi dari naskah syarah.)

Saya berkata, Alangkah besarnya manfaat hadits ini dan betapa banyak faidahnya bagi orang yang merenungkannya.

(1099) Kami meriwayatkan dalam Shahih Muslim, Kitab al-Iman, Bab Tahrim al-Kibr, 1/93, no. 91.] dari Ibnu Mas'ud radiyallahu 'anhu , dari Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda,


áÇó íóÏúÎõáõ ÇáúÌóäøóÉó ãóäú ßóÇäó Ýöí ÞóáúÈöåö ãöËúÞóÇáõ ÐóÑøóÉò ãöäú ßöÈúÑò. ÝóÞóÇáó ÑóÌõáñ: Åöäøó ÇáÑøóÌõáó íõÍöÈøõ Ãóäú íóßõæúäó ËóæúÈõåõ ÍóÓóäðÇ æóäóÚúáõåõ ÍóÓóäóÉð. ÞóÇáó: Åöäøó Çááåó Ìóãöíúáñ íõÍöÈøõ ÇáúÌóãóÇáó.ÇáúßöÈúÑõ ÈóØóÑõ ÇáúÍóÞøö æóÛóãúØõ ÇáäøóÇÓö.

"Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat satu biji atom kesombongan." Seorang laki-laki bertanya, "Sesungguhnya ada seorang laki-laki yang menyukai agar baju dan sandalnya bagus." Beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah Mahaindah, Dia menyukai keindahan. Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia."

Saya berkata, "ÈóØóÑõ ÇáúÍóÞøö" bermakna, menolak dan membatalkan kebenaran. Sedangkan ÛóãúØõ dan dalam riwayat lain ÛóãúÕõ bermakna sama, yaitu merendahkan.

Sumber : Ensiklopedia Dzikir Dan Do’a, Imam Nawawi, Pustaka Sahifa Jakarta. Disadur oleh Rifki Solehan El-Hawary.

Hikmah Al-Quran & Mutiara Hadits : index.php
Versi Online : index.php/?pilih=lihatdoa&id=397